Pedagang Makanan Lesehan Malioboro Diskors akibat Jual Satu porsi Ayam Goreng Rp 30 Ribu
Pedagang Makanan Lesehan Malioboro Diskors akibat Jual Satu porsi Ayam Goreng Rp 30 Ribu

By Ariya 29 Jun 2017, 22:19:42 WIBEkonomi

Pedagang Makanan Lesehan Malioboro Diskors akibat Jual Satu porsi Ayam Goreng Rp 30 Ribu

Keterangan Gambar : Pedagang Makanan Lesehan Malioboro Diskors akibat Jual Satu porsi Ayam Goreng Rp 30 Ribu


Salah satu pedagang lesehan malam di kawasan Malioboro terkena sanksi skorsing tidak berjualan selama dua hari.

Hal ini lantaran adanya aduan dari salah satu pembeli terkait harga makanan di lesehan tersebut yang tidak wajar.

Pemberian skorsing ini dilakukan oleh pihak Paguyuban Lesehan Malioboro, Rabu (28/6/2017) malam.

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro pun ambil sikap setelah mengetahui ada salah satu wisatawan memposting nota pembayaran di media sosial facebook.

Dalam postingan tersebut disebutkan harga beberapa jenis item cukup mencekik leher.

Salah satu pedagang lesehan malam di kawasan Malioboro terkena sanksi skorsing tidak berjualan selama dua hari.

Hal ini lantaran adanya aduan dari salah satu pembeli terkait harga makanan di lesehan tersebut yang tidak wajar.

Pemberian skorsing ini dilakukan oleh pihak Paguyuban Lesehan Malioboro, Rabu (28/6/2017) malam.

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro pun ambil sikap setelah mengetahui ada salah satu wisatawan memposting nota pembayaran di media sosial facebook.

Dalam postingan tersebut disebutkan harga beberapa jenis item cukup mencekik leher.

 


"Kami menemukan adanya harga makanan yang dinaikkan secara tidak wajar oleh penjual lesehan ini. Sehingga kami tindak dan berikan sanksi pada yang bersangkutan," ujar Kepala UPT Malioboro, Syarif Teguh kepada Tribun Jogja, Kamis (29/6/2017).

Kejadian menaikkan tarif tidak wajar ini diketahui pada H+2 Lebaran atau, Selasa (25/6/2017) sore lalu.

Dalam postingan salah satu netizen yang diunggah ke media sosial, disebutkan harga makanan yang terlalu tinggi seperti empat porsi ayam goreng Rp 120 ribu belum termasuk nasi.

Nasinya Rp 8 ribu per porsi. Serta harga nasi goreng mencapai Rp 40 ribu per porsi.

Atas laporan tersebut, pihak UPT Malioboro melalui Jogoboro langsung melakukan tindakan. Mereka lalu mengklarifikasi penjual makanan di salah satu lesehan tersebut.

Menurut Syarif, yang dilakukan oleh penjual makanan ini bukan aksi nuthuk melainkan menggunakan harga tak wajar.

"Ini bukan nuthuk, karena ada daftar harganya, namun tidak wajar," tegasnya.

Sejauh ini, pihaknya selalu mengingatkan para penjual untuk menerapkan harga yang wajar pada wisatawan.

Hal itu senada dengan perintah dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota agar tidak ada aksi nuthuk dan menerapkan harga tak wajar.

"Ini demi kenyamanan wisatawan," ujarnya.

 



Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

admin

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Favorit Anda?
  Mahyeldi Ansyarullah - Emzalmi
  Robby Prihandaya - Dewi Safitri
  Tommy Utama - Laura Hikmah
  Willy Fernando - Vicky Armita
  Laura Himah i Nisaa - Safaruddin

Komentar Terakhir

  • Fnprmy

    <a href="http://profcialis.com/">cialis 5mg</a> levitra dosage <a ...

    View Article
  • Kwedzi

    <a href="http://cialissoftp.com/">tadalafil soft</a> buy propecia ...

    View Article
  • Tspoud

    ...

    View Article
  • Aqiqoo

    <a href="http://xanaxps.com/#">buy xansx</a> buy levitra online usa ...

    View Article